Monday, December 25, 2006

Selamat Natal dan Tahun Baru

Dear Friends,

Its been a while i havent write in this Blog, today i would like to say to you all

MERRY CHRISTMAS and HAPPY NEW YEAR

May peace and prosperous will always be with you in this new year

http://www.innovateworldwide.com/ecard_07/newmedia/


Best Regards
Pandu WA

Tuesday, August 29, 2006

Tawaran menarik with CPA pricing? any one interested?

Dear Rekan2 Publishers

Saya ada tawaran menarik, kami punya client sebuah universitas di Amerika yang tertarik untuk mengiklankan salah satu program online mereka di website Indonesia.

Namun mereka meminta sebuah model advertising yang baru, mereka namakan CPA (Cost per Acquisition). Jadi mereka hanya akan membayar apabila user mengisi form/mendaftar. Saya sendiri baru sekali ini memperoleh klien yang minta CPA, mungkin Anda sekalian sudah pernah mengalaminya?

Kampanyenya akan berlangsung selama 30 hari, dimana users akan di invite untuk mengclick banner yang kami sediakan untuk website Anda yang nanti akan link ke microsite universitas tersebut. Users akan mengisi sebuah form apabila mereka tertarik untuk memperoleh gelar melalui online education.

Cost per satu kali isi form (CPA) adalah 20 US$, kami akan menyediakan technology dan creativenya. Pembagian keuntungan adalah sebagai berikut, setelah dikurangi technology cost : 0.05 USD/registration, sisanya akan dishare 30:60, atau 6USD buat kami dan 14 USD untuk Anda per registration.

Apabila rekan2 tertarik kita bisa gunakan spot yang tidak terpakai (sukar dijual) di website anda.

Sebagai gambaran: Misalkan ada 100 orang yang mendaftar dari website rekan2, maka anda akan memperoleh 14US$ x 100= 1400 USD


Apabila Rekan-rekan tertarik silakan menghubungi saya

additional note: Preferably publisher with total pageviews of more than 100,000 impressions/month and targeted to people at aged: 18-50

Best Regards

Pandu WA

Pandu.a@newmediaworldwide.com

Monday, August 07, 2006

Ad Unit standard

Ada beberapa publishers yang bertanya kepada saya, mereka ingin redesain layout website dan ingin tahu bagaimana ad unit yang sebaiknya mereka miliki. Mumpung mereka yang bertanya, maka saya langsung sodorkan beberapa unit ad yang bisa dipertimbangkan. Hal ini sebenarnya bukan mau 'saya' namun apabila mereka menggunakan ad units tersebut, mereka dapat membantu client mereka merencanakan dan mendesain iklan dengan lebih mudah. Selain itu ad unit tersebut sudah diterima internationally.

Alangkah mudahnya membuat satu desain/creative ad yang bisa dipakai untuk semua website.
misalkan, saya mau beriklan dikompas, detik, swa, friendster dengan ad unit 300x250 (Lrec)
Apabila keempat website memiliki ad unit ini, maka kami cukup buat satu desain untuk semua website, tentu akan menyenangkan.


Ad Units berikut ini disebut Universal Ad Package
300 x 250 IMU - (Medium Rectangle)
728 x 90 IMU - (Leaderboard)
160 x 600 IMU - (Wide Skyscraper)
180 x 150 IMU - (Rectangle)


Selain itu juga terdapat beberapa ad units yang bisa dipertimbangkan, antara lain:

Rectangles and Pop-Ups
250 x 250 IMU - (Square Pop-Up)
240 x 400 IMU - (Vertical Rectangle)
336 x 280 IMU - (Large Rectangle)


Banners and Buttons
468 x 60 IMU - (Full Banner)
234 x 60 IMU - (Half Banner)
88 x 31 IMU - (Micro Bar)
120 x 90 IMU - (Button 1)
120 x 60 IMU - (Button 2)
120 x 240 IMU - (Vertical Banner)
125 x 125 IMU - (Square Button)


Skyscrapers
120 x 600 IMU - (Skyscraper)
300 x 600 IMU - (Half Page Ad)


Mudah-mudahan bermanfaat

Best Regards
PWA
* IMU = interactive marketing units (pixels)

Thursday, July 27, 2006

Merespon pertanyaan Unik Sultan di http://www.virtual.co.id/blog/?p=91#comments

Pak unik,

Saya tidak mengalami perubahan ini secara langsung, saya hanya dapat buntutnya, mempelajari bagaimana kami mempush websites untuk mengubah cara mereka berjualan kepada client. Kami juga telah mengadakan free workshop dengan mengundang website-website dan direct client mempelajari apa yang sedang berkembang saat ini di dunia online advertising.

Beberapa bulan yang lalu CEO kami mengunjungi Indonesia, dan kami bertemu dengan beberapa websites dan agencies untuk mengetahui kondisi sebenarnya disini. kami bertemu dengan Mindshare, McCann Erickson, Kompas, Detik, IMT dll.

Setelah itu CEO kami bilang kesaya:

“Pandu, Indonesia is similar with Vietnam. This is Thailand 2-3 years ago. You have 5 times of Thai market and yet no one tapped it, we can not grow the market before we change the way website operates here!”.


Then he started to give me an overview the history in Thailand.

Kurang lebih seperti ini: dulu website dithailand sama dengan website di indonesia, mereka menjual spot dengan monthly fixed spot, bukan CPM rotate. Untuk memaksimalkan pemasukan mereka buat banyak banner spot yang bisa ditawarkan ke client. Mulai dari banner yang besar untuk client yang bisa bayar lebih banyak sampai dengan banner kecil untuk client dengan budget terbatas.

Hasilnya… website terlalu cluttered, penuh dengan iklan disana sini, belum lagi bila website penuh dengan grafik, animation dll. akhirnya CTR yang didapat dari iklan rendah! otomatis ROI juga kecil.

Selain itu banyak spot2 tersebut yang akhirnya nganggur, big clients, terutama yang dari regional melalui agencynya, melihat beriklan online tidak cukup efektif.

Kami berusaha mengubah hal ini di Thailand, perlahan-lahan kami push website untuk memakai metode CPM/rotate. Skarang kalau kamu lihat di Thailand website sudah berubah, mereka menggunakan CPM rotate untuk memaksimalkan revenuenya,. Layout mereka lebih bersih, visitor senang, CTR lebih bagus, Client dapat ROI yang tinggi, semua happy.

Begitulah sekilas apa yang beliau ceritakan kepada saya.



Sekarang saya akan coba buat perbanduingannya:

---Fixed monthly---

Misalkan: Ukuran Lrec 300x250 disalah satu website dihargai 10000USD/month

Ada dua perusahaan besar yang ingin beriklan,
Perusahaan A: Punya budget 3000 USD
Perusahaan B: Punya budget 7000 USD

Mereka semua maunya dapat first impression dan hanya ingin spot itu, tapi budget mereka tidak ada yang mencukupi, …………..lalu bagaimana?

Mungkin solusinya website akan menyarankan mereka untuk ganti spot, cari yang sesuai dengan budget. namun mungkin Clients menjadi kurang puas, spot lain yang ditawarkan mungkin saja tidak berada pada first impression, atau terlalu berdempetan dengan iklan lainnya, atau ukurannya yang lebih kecil… macam-macam lah

Option kedua, website mengalah dengan memberikan Lrec Spot itu ke perusahaan B
(rugi 3000USD dari pada bulan ini kosong)


Kedua option ini akan merugikan website.

---Lalu bagaimana kalo kita pakai CPM Rotate---

Misalkan: Ukuran Lrec 300x250 disalah satu website dihargai 10000 USD/month
website itu setiap bulannya memperoleh 1,000,000 pageviews
CPM rate untuk kasus ini adalah: 10000/ 1000 = 10 USD/CPM

Kemudian kita akan rotate 2 kali.

Maka :

Perusahaan A akan dapat spot Lrec tersebut dengan jumlah impression sebesar 300.000
Perusahaan B akan dapat spot Lrec tersebut dengan jumlah impression sebesar 700.000

- Jumlah pemasukan yang akan anda dapatkan adalah: 10,000 USD
- Anda dapat menghilangkan satu buah banner spot yang tidak digunakan, cukup satu banner melayani 2 client.
- Layout lebih enak dilihat, CTR naik - > ROI lebih tinggi -> klien puas dan akan repurchase in next campaigns

Hampir semua klien yang saya temui selalu bilang, Pandu semua itu ujung2nya duit, kalo Anda bisa justify spending kita, kita ngiklan lewat New Media.

Bagaimana saya bisa justify kalo ROInya kecil. Ini masalahnya di Indonesia. Saya prefer mengiklankan mereka di MSN dan Yahoo agar bisa menjamin ROI untuk client.

Saya baru saja pegang 2 klien regional yang ingin beriklan di Indonesia
Banyak sekali masalah dengan website yang kadang membuat saya berfikir dua kali untuk beriklan ditempat yang sama.

Berikut saran saya kepada publisher:

- Website tidak perlu menjejalkan layout anda dengan spot2 iklan yang berdesakan, cukup 2-4 buah ditiap page, kemudian di rotate (lihatlah contoh di MSN, Yahoo atau Friendster). Iklan disana benar2 eye catching karena cuma ada 1-2 buah ditiap webpage.

Seiring waktu anda dapat meningkatkan rate anda. Saya hitung rate CPM diindonesia averagenya hanya 0.05 – 2 USD per CPM. Bandingkan dengan Friendster, Yahoo, MSN yang 3 -6 USD/CPM.


- Belum adanya standarisasi ukuran banner yang diterapkan di Indonesia.
Agency tidak ingin menghabiskan waktu mereka untuk melakukan resize banner dan tetek bengek lain. Untuk membuat iklan client kami dibeberapa website lokal, kami harus merevisi ukuran hampir 6 kali untuk satu creative. Ini benar2 menghabiskan waktu dan tenaga kami. Seandainya saat itu semua website yang kami beli memiliki ukuran yang seragam, tentunya ini akan jauh lebih mudah.

- Banyak website-website yang ‘senang’ memanipulasi statistic website mereka ketika pitching ke client. Apa yang terjadi, big client atau agency mungkin akan tertarik untuk memasang iklan kepada mereka saat itu. Namun setelahnya….. (short term gain for long term ‘huge’ loss)

Awal campaign:

“Pak website kami ada 2,000,0000 impression/bulan” ………..(ok saya pasang sebulan)

Akhir Campaign:

Report dari mereka cuma: 500,000 impression
Ad tracking kami cuma men-tract: 120,000 impression

Siapa yang kecewa? Saya sebagai agency dan Perusahaan sebagai client (dua-duanya sangat kecewa)

Best Regards
Pandu

Thursday, July 20, 2006

Internet and Tourism Facts

Realize or Not, tourist can not judge a destination before they arrive there. Most tourist products are intangible services, they are experienced and cannot be touched, tasted, smelt or seen and therefore they are difficult for tourists to grasp and evaluate.

Before, tourist need to find brochures or visit a tourism trade/agency to book and find information on a destination, but now people has less time to do such a thing,

so how do they get the information?

With the Internet ofcourse, virtually unlimited amount of information can be stored at a web site and an unlimited number of users can retrieve it at any time from anywhere in the world.

The Web can also deliver the information in a greater variety of formats, from text to photos, graphs, audio and video clips, whereas in the past, tourists primarily relied on the printed brochures as the limited copies of videos of a limited number of tourism destinations or holidays were only available to the major travel agents.

Now here are some facts i would like to share to you on how we managed to attract hotels, airlines and Government Tourism Boards to advertise online with us. Do You know that.....


82% Tourists prefer to make their travel arrangements on-line (Nielsen Netratings 2005)

59% purchased travel online (Pacific Asia Travel Assosiation 2004)

87% of consumers who go on high end vacations use the Internet in making their travel arrangements and 61% used the Internet to purchase their vacation. (Yahoo! Search Marketing)

In 2005, 47 million U.S. consumers purchased travel online. This is important for country who wish to target american tourist (PhoCusWright)

Travelers will spend about $79 billion online for leisure and self-booked business travel in 2006. (PhoCusWright)

73% of all online travel purchases begin with a search using one search engine or another. (Hospitality Trends) That is why we also help companies/government promote their site with Search Engine Marketing

For those who target UK tourist, 84% of the United Kingdom Internet population visited a search engine in January 2006, and of those visitors, 20% clicked through to a travel site. (ZDNet Research)


Best Regards
Pandu WA
Director of Client Service
pandu.a@newmediaworldwide.com
www.newmediaworldwide.com

Wednesday, July 19, 2006

Has my online campaign effective?

Pagi tadi saya memperoleh email dari salah satu Senior Manager diperusahaan FMCG local yang cukup disegani di Indonesia, terutama CEO nya. Sudah lebih seminggu saya mencoba untuk set a meeting dengan beliau. Setelah cukup lama menunggu, akhirnya beliau membalas email saya, isinya sangat singkat:

Salam,

Tolong dijelaskan via email saja, apabila saya tertarik kita akan lanjutkan pembicaraaan kita
Terimakasih


Ini adalah salah satu tantangan terbesar untuk 'menjual' sesuatu yang mungkin masih agak awam ditelinga orang banyak- 'online advertisement',

Saya tahu beliau sudah pernah berhubungan dengan online ad, karena ada beberapa produknya yang saat ini ditayangkan online di salah satu website networking terbesar di Indonesia.

Untuk menjawab email beliau saya hanya dapat membalasnya seperti ini:

-------------------------------------
Salam Pak.....

Baik Pak, Saya akan coba jelaskan dalam email ini...
Bapak pasti sudah paham mengenai mengapa harus beriklan online karena perusahaan Bapak (red: XYZ) sudah pernah melakukannya. Mungkin akan lebih baik apabila saya menanyakan kepada bapak mengenai hal-hal berikut ini.

Apabila memang ada beberapa point yang Bapak rasa perlu diketahui, saya akan senang untuk share kepada Bapak, namun apabila menurut Anda, XYZ sudah cukup dengan apa yang dimilikinya sekarang, maka personally saya akan mengakui bahwa kami belum bisa berkontribusi lebih banyak untuk perusahaan Bapak.

Berikut pertanyaan dari saya:

1. Apakah Anda yakin penempatan iklan online anda sudah benar-benar menjangkau target konsumen produk anda?



2. Apakah Anda yakin reliability dari reporting yang diberikan website akan iklan yang anda tayangkan?


Anda tentu sering mendengar websites memberikan false reporting karena tidak ada pihak ketiga yang dapat mentrack ke absahan dari reporting tersebut. Melalui kami Anda dapat mentrack statistic iklan Anda 24/7, sehingga Anda tidak hanya akan memperoleh statistic reporting dari website, namun juga dari pihak kami yang akan diverify oleh Nielsen Netrattings. Dengan ini Anda akan lebih yakin dan reporting kami akan mencakup report on ROI yang anda generate.

3. Apakah Anda ingin memiliki kontrol dari iklan yang anda tayangkan? misalkan berdasarkan gender, umur, income, lokasi
dll.

Hal ini akan menjamin iklan Anda benar-benar tepat sasaran dan Anda hanya akan mengeluarkan investasi pada potential customer yang sesungguhnya.

4. Apakah Anda menginginkan iklan yang berbeda dari lainnya, yang belum pernah dilihat oleh pengguna internet di Indonesia?

Kami lebih senang menciptakan iklan yang bukan hanya satu arah, namun dua arah sehingga bisa lebih attach personally kepada konsumen Anda. Semua jenis iklan online yang belum pernah ditayangkan di Indonesia dapat kami lakukan karena kami berpartner dengan United Virtualities, salah satu online technology firm yang terbaik didunia.

Merek produk Anda akan menancap dibenak konsumen karena konsumen akan menghabiskan waktu lebih banyak dengan merek anda online.

5. Apakah anda ingin menyesuaikan tema TVC campaign produk Anda ke media online namun Anda belum tahu bagaimana sebaiknya? Misalkan anda ingin menggunakan TVC campaign untuk iklan online (video ad) namun website yang anda tuju tidak memiliki teknologi dan expertise untuk memenuhi harapan Anda.

6. Apakah anda memiliki account email di Yahoo atau Hotmail? Pernahkah Anda bayangkan untuk beriklan disini?


Kami adalah partner dari Yahoo dan MSN. Masih sedikit perusahaan indonesia yang beriklan disini, padahal mereka memiliki potensi pasar yang sangat besar dan harganyapun relative terjangkau.

Yahoo memiliki 2.95 juta pengguna di Indonesia, sedangkan MSN memiliki 500,000 pengguna di Indonesia. Iklan Anda tentu akan memperoleh perhatian yang lebih besar, karena mungkin andalah satu-satunya pemasang iklan dari Indonesia di Yahoo.co.id dan MSN.com.

7. Apakah Anda juga ingin beriklan di negara-negara dimana Anda juga memasarkan produk Anda?

Kami adalah online network terbesar di Asia tenggara. Melalui singgle point of contact, Anda dapat menjangkau negara-negara tersebut dengan lebih mudah, lebih cost efisien dan kami menjamin return on investment yang tentunya akan jauh lebih baik.

8. Apakah anda merasa website Anda kurang efektif?
Anda memiliki website namun jarang sekali orang yang datang kewebsite Anda


Kesemuanya ini akan bermuara pada satu pertanyaan, Apakah Anda sudah yakin online campaign yang Anda lakukan saat ini telah memberikan hasil yang maksimal?

Apabila Bapak menemukan sesuatu yang menarik dari pertanyaan dan penjelasan saya diatas, Saya akan senang untuk share lebih lanjut kepada Bapak.
Terimakasih atas perhatian dan kesempatan yang diberikan

-----------------------------------------

Beginilah cara saya merespon email beliau dan email dari pihak lain yang menanyakan hal serupa, apabila memang client menginginkan Return on Investment yang jauh lebih baik dari pada yang sudah ada. Saya akan dengan senang hati membagi kepada mereka apa yang dapat mereka lakukan untuk memaksimalkan efektifitasnya,

My goal is to build the overal online advertising market in Indonesia.
To do so, I need to educate the market and education should be free for all.


Best Regards
Pandu WA

Friday, July 07, 2006

Online advertising in Indonesia

Why is it so difficult to ask company advertise online here in Indonesia?

We have 18 Million users with approximatelly 30% use internet in their daily life.

The number is 9x the total Singaporean users, almost 4 x the size of vietnamese users,
and more than twice as big as Thailand....Dude, we are the biggest internet users in South East Asia!!

Indonesian Online users' growth jumped 800% within 5 years, it increased 7 million from 2005 (11 million) and is predicted to be 22 million in 2007

Lets go deeper shall we,

Among those 18 million, do you know they are dominated by male (72%), with age between 20-40 (83%), reside in Jakarta and surrounding (52%), with 72% have bachelor degree or above.

Now lets talk about money:

46% users has personal income more than 3 million Rupiah, where 11%of them have more than 10 million rupiah personal income.

Going to their behavior:

66% of them spending more than 2 hours online, working people with high disposable income do not see TV as much as they do, they are busy working and work with their computer!

55% use internet at work, i know you dont want to admit this, but this the fact, your employees are playing around with internet from 8 am to 6 pm

62% admitted they use internet mostly at work place

84% use online to look for information before buying products

Now percentage may not mean so much, you can convert that to exact number.
Can imagine how big it is, its a huge affluent indonesian market out there untapped by most companies

Why do Indonesian company still reluctant on online ads?

1. Maybe they dont know the statistic and no one educate them about it
2. Maybe they feel affraid of it, affraid of not knowing how to use internet and being fool around by agency/website who offer the service
3. Website may not send them the correct reporting, because there is no third party verification who can justify the report.
3. They dont know how to measure the effectiveness
4. They do not have the technology to create interesting and effective online campaigns
5. They do not have my phone number....'cos if they do they will find out that online advertising is interesting and very cost effective

Best Regards
Pandu. WA
Director of Client Services
Newmedia Co. Ltd
www.newmediaworldwide.com
pandu.a@newmediaworldwide.com
M: +62817146778
O: +662636.0720
F: +66.2234.6354